Solo –
Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah XVI, siap dihelat di Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 26-30 Mei 2014. Menjelang
perhelatan Muktamar IMM yang disebut juga sebagai Muktamar setengah abad ini, Panitia Muktamar bersiap
menyambut ribuan Kader IMM se-Indonesia.
“Secara
teknis kesiapan sudah mencapai 75% dari
tanggung jawab yang di bebankan kepada panitia daerah,”. terang
IMMawan Shobaril Yuliadi selaku sekretaris Panitia.
“Kami Siap menyambut
Muktamirin dari seluruh Nusantara dengan prinsip keramahan, kenyamanan dan tak
lupa keamanan “ lanjutnya.
Lebih dari 2000-an
Mahasiswa akan tumpah ruah di kota solo 26-30 Mei 2014 di kampus 1 dan 2
Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solo siap menjadi tuan Rumah Muktamar
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM ) ke XVI, Dengan tajuk “ Meretas Zaman, Membumikan Gerakan Untuk Indonesia Berkemajuan “ ,
solo selaku tuan rumah siap menjamu ribuan Mahasiswa dari seluruh Nusantara
yang hadir di perhelatan dua tahunan IMM ini.
Panitia sendiri siap
menjemput Muktamirin di 4 tempat transportasi utama menuju kota solo, Bandara
Adi Sumarmo, Terminal Bus Tirtonadi, Stasiun Kereta Api Solo Jebres, serta
Stasiun Kereta Api Solo Balapan, disana sedang disiapkan posko khusus
penjemputan untuk Muktamirin yang datang agar tidak kebingungan menuju arena
Muktamar.
“ Segala fasilitas
sudah kita siapkan untuk membuat nyaman Muktamirin berada di kota solo ini”,
imbuh IMMawan Sobaril.
Pembukaan sendiri akan
menjadi pembukaan yang begitu ramai, Karena berbarengan dengan pengajian
Muhammadiyah dan Aisiyah, jadi Pembukaan yang direncanakan di Stadion
Internasional Manahan solo ini, akan dibanjiri lautan manusia yang menyaksikan
pembukaan Muktamar IMM XIV.
Solo sebagai tempat
berdirinya IMM pertama kali menjadi arena yang tepat untuk kembali menjadikan
gerakan mahasiswa ini berbicara lebih banyak, setelah usianya yang setengah
abad ini mengembalikan IMM ke kota kelahirannya dijadikan momentum untuk mengembalikan
kepada khitah Gerakan ini, agar tidak terkontaminasi oleh perpolitikan nasional
yang semakin kehilangan etikanya, Muktamar kali ini dianggap Sobaril sebagai
Muktamar yang harus memunculkan pemimpin yang bermartabat dengan kepemimpinan
yang berkarya nyata untuk umat ikatan , persyarikatan dan Bangsa.
Informasi
terkait Muktamar IMM XVI, dapat diakses melalui website muktamarxvi.immjateng.or.id.
