RESENSI
Masa depan sebuah Bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi
mudanya agar dapat menjawab tantangan kebangsaan khususnya di abad ke 21.
Cakrawala pandang yang luas tentang dinamika lingkungan strategis global,
regional, dan nasional harus dimiliki oleh generasi muda penerus bangsa, bahwa
sesungguhnya kompleksitas dan ketidakpastian dalam abad 21 menuntut IMM,
sebagai organisasi kemahasiswaan terbesar di Indonesia, untuk dapat cepat
beradaptasi. Oleh karena itu, IMM harus mampu merebut tantangan tersebut
menjadi peluang untuk maju.
Dalam hal ini Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang hingga saat ini berumur setengah abad, tetap menyisakan cerita masa lalu yang hingga saat ini sangat menarik untuk diulas. Karena dengan mempelajari dan memahami lika-liku eksistensi IMM, kita akan mengerti bagaimana IMM berjuang dan berkembang dalam melalui masa lalunya, meniti masa sekarang dan mempersiapkan diri menghadapi masa depannya. Dengan menilik sejarah tersebut harapanya kita dapat benar-benar memahami apa itu IMM dan bagaimana pola perjuangan IMM itu sendiri, sehingga dapat bertahan sampai dengan hari ini. Namun mengulas masa lalu IMM tentu tidak untuk mengajak pembaca larut dalam nostalgia dan berkutat pada sejarahnya saja.
Pada usia yang telah setengah abad IMM harus mengambil garis tengah untuk berpisah dengan masa lalu menjadikannya sebagai tolak ukur untuk menjemput dan menatap tantangan masa depannya. Setengah Abad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah telah melalui perjalanan panjang dan berliku. Ia mengalir seiring waktu dan mengalami pasang surut gerakan. Ia telah mengalami sekian ujian dan kospirasi, baik dalam skala lokal, regional, maupun internasional.
“Buku Setengah Abad IMM “Merebut
Momentum, Meretas Zaman, Menduniakan Gerakan”. Yang ditulis oleh Beni Pramula
ini mengandung pesan bahwa langkah IMM untuk menduniakan gerakannya menuju
Indonesia yang berdaya saing dan bermartabat sangat bergantung pada karakter
pemuda yang kokoh serta mengedepankan akhlak mulia di atas semangat persatuan
dan kesatuan Indonesia. Karakter yang kokoh ini bercirikan semangat patriotik,
jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, berwawasan luas, kecerdasan yang
mencerahkan, kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang
semuanya dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan
Republik Indonesia. IMM dengan semangat Tri Kompetensinya Intelektualitas,
Religiusitas dan Humanitas, telah dan sedang berikhtiar untuk menjawab
tantangan masa depan Bangsa ini agar senantiasa tangguh dan bermartabat di mata
dunia. Maka melalui kata pengatar saya dalam buku ini mempertegas pengakuan
bahwa konstribusi, prestasi dan kiprah IMM dalam turut serta membangun
bangsanya tidak dapat diragukan lagi”. KMRT Roy Suryo ( Menteri Pemuda dan Olahraga
RI).
Tahun 2015 mendatang, Indonesia akan tergabung dalam AEC (ASEAN Economic
Community) yang merupakan perwujudan peran Indonesia di regional kawasan Asia
Tenggara. Dengan bergabungnya
Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN maka peran orang Indonesia saat ini
menjadi semakin terbuka dengan dunia internasional. Di dunia yang semakin
mengglobal ini menjadi bagian dari pergaulan komunitas masyarakat dunia menjadi
suatu keharusan. Di era keterbukaan ini potensi SDM Indonesia harus
dimaksimalkan agar kita tidak hanya menjadi penonton dan mampu menjadi pemain
yang memiliki andil besar di dunia internasional.
Memasuki
abad ke-21 semua bangsa akan dihadapkan pada berbagai macam tantangan yang
serius dan amat mendasar, utamanya berkaitan dengan kompetisi yang berdimensi
global. Kompetisi global tersebut mensyaratkan tersedianya sumber daya manusia
yang berkualitas dan berwawasan keunggulan. Sumber daya manusia yang
berkualitas dan benruawasan keunggulan itu merupakan faktor determinan dalam
persaingan antarbangsa pada abad ke-21. Peran Strategis IMM di Masa Depan Dalam
upaya membangun dan menyiapkan sumber daya manusia berkualitas, terutama dalam
menghadapi abad persaingan global, IMM mempunyai peranan yang amat strategis.
Pertanyaan terbesar yang hadir saat ini adalah seberapa kuat
perjuangan IMM dan 240 juta penduduk Indonesia untuk menjawab potensi dan
ancaman bagi Indonesia di esok hari dengan optimisme dan kerja keras untuk
mewujudkan cita-cita luhur Indonesia. Semua bergantung pada saya, Anda, serta kita semua sebagai
masyarakat Indonesia khususnya kader IMM senusantara. Apakah kita mau jadi
bangsa yang pesimistis dan takut dengan perubahan hingga kita tidak pernah maju
satu langkah pun karena kita tidak pernah mau mencoba dan bekerja sekeras
mungkin.
Atau Anda memilih untuk tidak peduli, membiarkan perpecahan negara
ini terjadi dimana-mana dan tutup mata melihat kemerosotan moral kebangsaan di
masyarakat luas. Maukah kita maju bersama? Atau hidup susah saling menjatuhkan
lalu pecah?
Buku ini mengajak kita untuk optimis menjawab tantangan yang
memanggil Indonesia untuk menunjukan “taring”nya. Saya dan pemuda Indonesia
lainnya memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi dan membawa angin perubahan
untuk Indonesia yang lebih baik. Kami adalah representasi masyarakat Indonesia
yang optimis dan memiliki pemikiran terbuka serta semangat juang untuk selalu
maju dan berkembang. Kami mampu bekerja keras untuk menjawab tantangan zaman.
Bagaimana dengan Anda?
Terbitnya buku ini hendak mengajak para pembaca untuk menyadari bahwa
tantangan bukan hanya datang dari dalam (internal), melainkan juga dari luar
(eksternal). Sudah letih kita jalan ditempat, lelah saling hujat dan mengumpat,
jenuh di internal kita berkutat. Inilah saatnya untuk merebut momentum, meretas
zaman dan menduniakan gerakan…
Judul : Setengah Abad IMM
MEREBUT MOMENTUM MERETAS ZAMAN
MEREBUT MOMENTUM MERETAS ZAMAN
MENDUNIAKAN GERAKAN
Penulis : BENI PRAMULA
Editor : Abdul Tulusang
Diterbitkan Oleh : CV. MEDIATAMA INDONESIA
Tahun : Mei 2014
Tebal buku : 200 halaman
Harga : Rp. 50.000,-
Dapat di Order Langsung ke : CV. MEDIATAMA INDONESIA
Jl. Duren Sawit Raya 36 Jakarta 13470
Telp. (021) 86616792, 86616452 Fax. (021) 86616452
Website : www.mediatamaindonesia.com
Email : info@mediatamaindonesia.com
Buku dalam tahap pendistribusian ke Pasar dan Insya Allah pekan depan sudah dapat dinikmati oleh para pembaca di toko buku Gramedia, Gunung Agung dll.. Muda-mudahan juga dapat diperoleh di Arena Muktamar IMM ke 16 di Solo 26 Mei akan datang. Seluruh keuntungan dari penjualan buku ini akan diwakafkan untuk membangun perpustakaan kader dibeberapa komisariat IMM beberapa Daerah.
