Menurut John D Rahmat Head of Research Mandiri Sekuritas,
sentimen negatif ini dipicu oleh kecewanya pelaku pasar terhadap komposisi sejumlah
menteri yang diumumkan Presiden Joko Widodo. Sofyan Djalil misalkan, Menteri
BUMN terbaik yang pernah dimiliki Indonesia yang diharap bisa kembali ke habitatnya
itu malah mengisi pos Menteri Koordinator Perekonomian.
Sementara sosok Rini Soemarno yang menempati jabatan yang
ditinggal Dahlan Iskan disambut kurang baik oleh pasar. “Banyak yang mengira
kalau dia di BUMN itu akan menimbulkan kekhawatiran akan adanya transaksi dalam
penetapan direksi BUMN untuk dana-dana partai," kata John seperti dilansir
CNNIndonesia.
“Kalau saya pakai azaz praduga tak bersalah, melihat
kemampuan Bu Rini di Astra mestinya dia bisa melakukan terobosan juga di
Kementerian BUMN," sambungnya.
Pada penutupan perdagangan siang tadi, IHSG terpantau turun
32.95 poin atau minus 0,65 persen ke level 5.040,12. Hingga sesi dua,
pergerakan IHSG belum menunjukkan adanya tanda-tanda kenaikan. Saham-saham BUMN
seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT
Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut memicu kejatuhan indeks hari ini.