“Kami mengharapkan agar pemilu kali ini dapat
berjalan dengan baik dan lancar karena pemilu merupakan sarana kedaulatan
rakyat yang harus dilaksanakan dengan jujur, adil dan bebas dari intervensi
apapun” pungkas Rozi.
Dalam hal ini APII Kota medan sudah
menginstruksikan seluruh anggotanya yang ada di 21 Kecamatan se Kota Medan
untuk bersama – sama mengawal jalannya pemilu dan membantu KPU dan Bawaslu
dalam melaksanakan pemilu secara efektif, efisien berdasarkan asas langsung,
umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sesuai dengan pasal 2 uu no 8 tahun 2012.
Sementara itu bendahara APII Kota Medan Rafid
Febri menambahkan “Kita tentunya berharap agar pemilu 2014 ini dapat dijadikan
momentum bagi rakyat indonesia untuk bersama menentukan masa depan bangsa ini
lima tahun kedepan, jangan ada lagi penyesalan terhadap wakil rakyat yang tidak
peduli dengan nasib rakyat dikarenakan masyarakat tidak menyalurkan hak
demokrasinya melalui pemilu ini atau menjual suaranya dengan sejumlah uang,
kita harus hindari politik transaksional karena akan berakibat fatal lima tahun
mendatang”.
Dalam
pelaksanaan Pemilu Presiden 2009, jumlah warga yang tidak menggunakan hak
pilihnya alias golput sebesar 49.677.776 atau 29, 0059 persen. Jumlah tersebut
secara resmi juga dimaktubkan dalam surat penetapan KPU mengenai perolehan
suara nasional pemilu legislatif. Total pemilih yang menggunakan hak suaranya
121.588.366 dari total daftar pemilih tetap (DPT) 171.265.442. Hal ini
merupakan salah satu yang menjadi perhatian serius APII Kota Medan sehingga
APII Kota Medan berharap agar rakyat Indonesia khususnya masyarakat kota Medan
seluruhnya dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang.
“Semoga
pemilu 2014 ini mampu berjalan dengan baik sehingga transformasi kepemimpinan
di negeri ini sesuai dengan ekpektasi seluruh rakyat Indonesia untuk
menghasilkan pemimpin yang mengutamakan kepentingan rakyat bukan kepentingan
individu atau kelompok, kita selamatkan pemilu Indonesia, gunakan hak pilih
dengan benar, hindari politik uang dan laporkan jika ada pelanggaran pada
pemilu mendatang. “ujar ketua APII Kota Medan Affandi Affan mengakhiri. (red)
