Pasca ditetapkannya Jokowi sebagai Capres PDIP membuat
Jokowi semakin gencar melakukan kampanye politik. Salah satunya dilakukan
Jokowi dengan bersilaturahmi dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin
siang tadi (20/03/2014).
Menanggapi pertemuan tersebut Bendahara Umum Dewan Pimpinan
Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Mora Harahap menganggap itu hal
yang biasa-biasa saja. "Jokowi adalah orang yang kesekian datang ke
Muhammadiyah dan bertemu dengan Pak Din, sebelumnya sudah banyak Capres yang
melakukan hal yang sama. Jadi saya menganggap itu hal yang biasa saja-biasa
saja", kata Mora.
Menurut Mora siapa saja boleh datang ke Muhammadiyah untuk
bersilaturahmi. Apalagi menjelang Pemilu seperti ini. Tapi mengenai dukungan
untuk memilih Capres tertentu warga Muhammadiyah itu adalah pemilih paling
cerdas. Mereka tidak akan memilih Capres yang sembarangan. "Saya sangat
yakin Pak Din punya pilihan terbaik untuk Muhammadiyah, sikap kritis Pak Din
selama ini kepada pemerintah meruapakan Ijtihad yang dipilih oleh Muhammadiyah
Pasca Pemilu 2009. Jadi tidak mudah bagi Capres seperti Jokowi untuk menarik simpati
warga Muhammadiyah dengan iming-imingan tertentu,” tambahnya.
Pencapresan Jokowi itu biasa-biasa saja. Dan sudah
diprediksi banyak pengamat sebelumnya.
Namun, konstalasi politik kedepan masih bisa berubah setelah Pileg.
"Ya kita lihat saja setelah Pileg nanti, bagi saya mengurus Muhammadiyah
lebih penting daripada mengurus Pencapresan Jokowi", kata Mora.
.png)